Selasa, 20 Oktober 2009

'Puluhan Juta Komputer Dipenuhi Anti Virus Palsu'
Fino Yurio Kristo - detikinet

Ilustrasi (ist)

Washington - Laporan terbaru dari biro keamanan komputer Symantec menggambarkan sepak terjang penjahat cyber yang kian ganas. Di Amerika Serikat saja, puluhan juta komputer dilaporkan penuh dengan software sekuriti palsu yang berbahaya.

Dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (20/10/2009), software sekuriti palsu itu seringkali ditebus korban dengan uang. Padahal bukannya komputer mereka makin aman, justru software itu membuat para penjahat cyber leluasa berulah.

Para penjahat memang makin sering memajang jebakan berupa pop up yang membuat seolah-olah user berada dalam bahaya saat mengakses sebuah situs. Peringatan palsu ini memperingatkan user berisiko kena virus dan menawari install software sekuriti gratis atau berbayar.

"Ini memungkinkan penyerang mengambil alih komputer. Mereka akan mengambil informasi kartu kredit, juga informasi personal yang Anda masukkan," tukas Vincent Weafer, Vice President Symantec.

Symantec menemukan sekitar 250 varian software sekuriti palsu, sebagian dengan nama yang terdengar meyakinkan seperti Antivirus 2010 atau SpywareGuard 2008. Ini membuat banyak korban tergoda dan menginstallnya tanpa pikir panjang.

"Dalam soal seberapa banyak orang yang berpotensi punya software palsu tersebut di komputer mereka, jumlahnya bisa mencapai puluhan juta orang," ucap Weafer.

Untuk mengantisipasinya, pemakai komputer diharapkan tidak menginstall software sekuriti yang mencurigakan. Jika memerlukan, sebaiknya membeli dari sumber terpercaya seperti dari situs resmi atau dari toko terdekat. ( fyk / ash )



sumber: www.detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar